Senin, 20 Juni 2011

pola makan di rumah pasca operasi stroke

Menu yang diberikan tergantung kemampuan menelan pasien, selama pasien masih menggunakan sonde, bisa diberikan menu sebagai berikut :
1.Menu makan pagi pukul 07.30 pagi
a.Makanan
Makanan diblender hingga halus, jangan sampai ada yang kasar sedikit, karena bisa macet di selang sonde. Makanan yang diblender adalah sebagai berikut :
- Putih telur kukus
-Satu potong bagian ayam/ daging sapi kukus
-Nasi
-Wortel kukus
-Kentang kukus
-Tempe kukus
-Tahu kukus
-Air matang
b.Minuman
Minuman berupa air putih diberikan sekitar satu sampai dua gelas

2.Menu buah diberikan pukul 11.00 siang
Menu buah bisa berupa jus apel, jus melon, jus jeruk. Jangan diberikan buah yang masih asam. Karena bisa menyebabkan nyeri pada lambung.

3.Menu makan siang diberikan pukul 12.30 siang
Jenis menu sama dengan menu makan pagi

4.Menu makan malam diberikan pukul 17.30 sore
Jenis menu sama dengan menu makan pagi

5.Menu susu pukul 21.00 malam
Menu susu diberikan sebagai pelengkap gizi empat sehat lima sempurna. Berikan susu bubuk yang rendah gula.

Jumat, 17 Juni 2011

kegiatan mandi penderita stroke

Penderita stroke pada tahap awal setelah keluar dari rumah sakit pasca operasi, hendaknya tidak mandi guyur. Cukup di waslap saja dengan air hangat. Waslap dengan air hangat dilakukan dua kali sehari pada pukul enam pagi dan pukul tiga sore.

Alat yang diperlukan dalam melakukan mandi waslap:
1.Baskom dua buah
2.Air hangat
3.Waslap 2 buah
4.Antiseptic cair
5.Sabun
6.handuk

Berikut tahapan waslap :
1.Sediakan air hangat di dua baskom
2.Tuang antiseptic cair secukupnya di salah satu baskom yang telah terisi dengan air hangat.
3.Usapkan seluruh tubuh pasien dengan waslap yang telah dicelupkan ke baskom yang berisi antiseptic cair.
4.Sabuni pasien dengan sabun.
5.Usapkan seluruh tubuh pasien dengan waslap yang telah dicelupkan ke baskom yang tidak berisi antiseptic cair.
6.Ulangi langkah nomer lima sampai dua atau tiga kali, sampai tidak ada sabun yang menempel.
7.Keringkan dengan handuk.

Rabu, 15 Juni 2011

kegiatan terapi bicara dan fisioterapi dirumah pasca rawat inap rumah sakit

Terapi bicara dan fisioterapi dirumah harus tetap dilakukan pada pasien dirumah pasca rawat inap. Kunjungan fisioterapis biasanya dilakukan satu atau dua kali seminggu kerumah pasien. Fisioterapis memberikan terapi dalam waktu dua hingga tiga jam pada setiap kali kunjungan dan  kunjungan dilakukan selama dua kali seminggu dibulan pertama. Kunjungan bisa dilakukan sesering mungkin ke rumah pasien, tergantung kemampuan finansial pasien. Anggota keluarga pasien harus mengamati gerakan-gerakan yang diberikan fisioterapis, karena gerakan yang sama juga harus diterapkan pada pasien jika fisioterapis berhalangan hadir atau dua kali sehari, pagi dan sore.
Ketika pasien rawat inap dirumah sakit pasca operasi, pasien sudah mendapatkan terapi bicara seminggu sekali. Dan syarat diizinkan pulang kerumah (posting terdahulu) adalah sudah mampu menelan atau kemampuan menelannya 80-90 persen. Sehingga tidak dibutuhkan banyak terapi bicara dirumah, namun kunjungan terapi bicara perlu sesekali dilakukan untuk mengevaluasi kembali perkembangan kemampuan menelan pasien.